Jakarta, Virenial – Persik Kediri gagal mencetak hasil mengesankan saat menjamu Persib Bandung di Stadion Brawijaya, Senin (28/10/2024) malam. Macan Putih kalah setelah kebobolan dua gol atas Maung Bandung.
Usai pertandingan, pelatih Persik Marcelo Rospide mengakui gol dari bunuh diri Dede Safari pada menit ke-49 membuat mental anak asuhnya sempat down.
Padahal saat itu, Persik sedang mengendalikan permainan untuk bisa mencetak gol lebih awal.
“Kita tidak bermain jelek malam ini, namun justru di saat kita dalam penguasaan pertandingan, kita kebobolan di babak kedua. Gol yang terjadi di bola mati, sehingga tim sedikit down,” katanya.
Untuk mengejar ketertinggalan, Marcelo Rospide kemudian menginstrusikan Ze Valente cs untuk tampil semakin menekan. Sejumlah pemain bertipikal menyerang juga ikut dimasukkan untuk menambah daya main Persik Kediri ke gawang Persib Bandung.
Tetapi sayang, semua usaha yang dilakukan itu selalu menemui kebuntuan. Solidnya tiga bek sejajar Persib, membuat anak asuh Rospide kesulitan mengkreasikan serangan ke gawang lawan.
Petaka lalu datang kembali bagi Persik Kediri saat pertandingan memasuki menit ke-79. Tyronne del Pino menggandakan keunggulan Persib atas Persik, dan skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.
“Kita mencoba lagi, mencoba memasukkan pemain lebih menyerang. Tapi kita kebobolan untuk kedua kali, sehingga mereka lebih banyak bertahan, dan mempersulit kita mengembangkan permainan,” ungkapnya.
Bek Persik, Kiko, juga ikut kecewa dengan kekalahan kali ini. Tapi, ia bertekad membawa timnya bangkit jelang pertandingan melawan PSM Makassar pada 4 November 2025 mendatang.
“Sekarang kita punya kesempatan untuk bangkit lagi. Hasil ini memang membawa kesedihan di ruang ganti, tidak ada keceriaan, tapi itu bagian dari sepakbola. Sekarang bagaimana kita bisa bangkit lagi lebih fokus di pertandingan lawan Makassar,” pungkasnya.